Pages

Rabu, 24 Oktober 2012

my profil



Hai nama saya aryo satrio nugroho, biasa dipanggil Aryo. Saya lahir pada tanggal 18 april 1991 di bekasi tepatnya di rumah sakit ibu sudibyo pada jam 1 malam, hari senin. Saya anak dari 4 bersaudara dan saya anak pertama.

Adik pertama saya bernama Kartika, lalu yang ke dua ini kembar perempuan namanya Rahma dan Lia. Lalu yang terakhir Faisal. Adik saya yang pertama sekarang sudah SMA kelas tiga di Hidayatun Najjah, Karawang, sudah mau UN sebentar lagi dan akan masuk perguruan tinggi, dia sudah saya tanya mau masuk jurusan kebidanan. Lalu adik saya yang kembar sudah SMA kelas 1 di Bukhori daerah Solo, Jawa Tengah. Dan yang terakhir SMP kelas 1. Saya dibesarkan dengan keluarga yang asik dan penuh kasih sayang.  Bapak saya mempunyai latar belakang keluarga yang sangat sederhana jadi pendidikan yang dikasih atau diajarkan beliau adalah kita harus mensyukuri apa yang telah kita punya dan jangan sombong terhadap  orang, lalu ibu saya berasal dari keluarga yang sederhana pula. Ibu juga mengajarkan pentingnya belajar agama jadi saya dan adik-adik di didik untuk menaati peraturan agama yang telah diajarkan.

Hmm mungkin itu sekedar intermezzo buat anda-anda sekalian tentang latar belakang orang tua saya. Saya lanjutkan cerita flashback saya. Saya sekolah tk di tk alhuda setelah lulus saya lanjutkan di sd aren jaya deket rumah disitu hanya sampai kelas 3 lalu saya dipindahkan di sdit salsabila disana saya belajar sampai lulus kelas 6 setelah itu saya disekolahkan di pesantren.  Wow jauh dari orang tua. Disana sampai kelas 2 doang karena saya sakit radang paru-paru lalu orang tua memulangkan saya karena khawatir, jadi saya smp kelas 3 dilanjutkan di SMP Negeri 11 Bekasi didekat rumah. Kemudian saya melanjutkan sekolah saya di SMA Korpri Bekasi. Tadinya saya mau mengambil sekolah di PGRI, tetapi tidak jadi karena Ibu saya menyuruh untuk masuk ke SMA Korpri Bekasi. Disini saya bertemu dengan teman-teman yang asik, baik dan seru. Saya belajar banyak hal dari mereka semua. Tetapi sekarang kita semua sudah berbeda sekolah. Ada yang di Trisakti, ada yang sudah bekerja, ada yang di Perbanas dan ada pula yang di Perbanas.

Kemudian setelah lulus SMA, saya melanjutkan sekolah saya ke Universitas Gunadarma. Tadinya sebelum di Gundar saya sudah mencoba tes di berbagai perguruan tinggi, baik yang negeri maupun yang swasta. Saya sudah diterima di Universitas Negeri Jakarta jurusan Menejemen Pemasaran, tetapi D3. Tapi, karena tidak sesuai dengan kemauan, akhirnya saya putuskan untuk mengambil jurusan Sistem Informasi di Universitas Gunadarma.

Cita-cita saya ke depannya yaitu dapat membahagiakan orang tua sekaligus bisa membahagiakan adik-adik saya dan juga menjadi contoh yang baik. Kalau dalam hal pekerjaan, saya berharap bisa menjadi pengusaha sukses atau seorang wiraswasta.

Baiklah, sekian ya perkenalan tentang saya. Kalau anda mau tahu lebih lanjut bisa bertemu dengan saya di Universitas Gunadarma jurusan Sistem Informasi Kelas 3KA28  badegos ronggas

Rabu, 04 April 2012

contoh soal permintaan dan penawaran 2


Fungsi permintaan akan suatu barang ditunjukkan oleh persamaan P = 15 – Q,

sedangkan penawaranannya P = 3 + 0.5 Q. Terhadap barang tersebut dikenakan pajak

sebesar 3 perunit. Berapa harga keseimbangan dan jumlah keseimbangan sebelum

pajak dan berapa pula jumlah keseimbangan sesudah pajak ?

Sebelum pajak Pe = 7 dan Qe = 8 (contoh di atas). Sesudah pajak, harga jual yang

ditawarkan oleh produsen menjadi lebih tinggi. Persamaan penawaran berubah dan

kurva bergeser ke atas.

Penawaran sebelum pajak : P = 3 + 0.5 Q

Penawaran sesudah pajak : P = 3 + 0.5 Q + 3

P = 6 + 0.5 Q

Q = -12 + 2 P

Sedangkan persamaan permintaan tetap :

Q = 15 – P

Keseimbangan pasar : Qd = Qs

15 – P = -12 + 2P

27 = 3P

P = 9

Q = 15 – P

= 15 – 9

Jadi, sesudah pajak : Pe’ = 9 dan Qe’ = 6

contoh soal permintaan dan penawaran 1


Perusahaan-perusahaan pada suatu industri ABC menghadapi permintaan

konsumen dengan fungsi permintaan konsumen dengan fungsi permintaan P = 50,

Disisi lain perusahaan-perusahaan ini menawarkan barang ABC di pasar mengikuti

persamaan Q = -100 + 5P. Apa yang harus dilakukan perusahaan-perusahaan ini bila

kenyataannya harga produk ABC = Rp 45 per unit dan Rp 35 per unit.

Solusi persoalan ini adalah sebagai berikut :

Keseimbangan pasar terjadi bila permintaan = penawaran. Hal ini dapat dicapai

dengan terlebih dahulu mengubah bentuk permintaan dari P = Æ’ (Q) menjadi Q

= Æ’ (P) dan kemudian disamakan dengan fungsi penawaran. Kedua cara ini akan

memberikan hasil yang sama sebagai berikut :

P = 50 – 0,01Q

0,1Q = 50 – P

Q = 500 – 10P, hasil ini disamakan dengan fungsi penawaran, maka :

500 – 10P = - 100 + 5 P

15P = 600, maka P = 40, jadi keseimbangan pasar terjadi pada harga

(P) = 40. pada harga keseimbangan ini, Q = 500 – 10 (40) = 100.

Apabila P = 35 maka, permintaan (D) = 500 – 10P = 500 – 350 = 150.

Apabila P = 35, maka penawaran (S) : - 100 + 5 P = -100 + 5 (35) = -100 + 175 = 75

Karena D > S, maka terjadi surplus, sebesar 125 – 50 = 75. karena itu maka

perusahaan harus mengurangi produksinya.

Jumat, 09 Maret 2012

PENAWARAN DAN PERMINTAAN

penawaran dan permintaan
penawaran dan permintaan 5

Pergeseran Kurva Permintaan

Pergeseran kurva permintaan menunjukkan adanya perubahan permintaan yang ditimbulkan oleh faktor-faktor selain harga. Pergeseran kurva permintaan ditunjukkan dengan bergeraknya kurva ke kanan atau ke kiri. Kembali pada contoh di depan mengenai permintaan Desi terhadap jeruk. Pada contoh di depan menunjukkan bahwa berubahnya jumlah jeruk yang diminta Desi akibat dari perubahan harga jeruk itu sendiri. Bagaimana jika faktor lainnya seperti pendapatan Desi memengaruhi jumlah jeruk yang diminta? Apabila pendapatan Desi mengalami peningkatan, maka jumlah jeruk yang diminta pun juga akan meningkat. Namun ketika pendapatan Desi mengalami penurunan maka jumlah jeruk yang diminta akan turun. Untuk lebih jelasnya perhatikan Tabel 17.4 dan bentuk kurva berikut ini.




Tabel 17.4 Daftar Jumlah Jeruk yang Diminta Akibat Perubahan Pendapatan
Tabel 17.4 Daftar Jumlah Jeruk yang Diminta Akibat Perubahan Pendapatan
Apabila dari tabel di atas diubah dalam bentuk grafik, maka akan tampak seperti di bawah ini.




Perhatikan kurva permintaan di atas. Kurva permintaan mengalami pergeseran ke kanan dari D ke D1 dan bergeser ke kiri dari D ke D2. Pergeseran ke kanan dari kurva permintaan menunjukkan pertambahan jumlah permintaan karena adanya peningkatan pendapatan. Sedangkan kurva bergeser ke kiri menunjukkan penurunan jumlah permintaan karena penurunan pendapatan. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa adanya perubahan pendapatan dapat mengubah jumlah permintaan akan barang serta dapat menggeser kurva permintaan.




Pergeseran Kurva Penawaran

Sama halnya pada pergeseran kurva permintaan, kurva penawaran juga dapat mengalami pergeseran karena adanya perubahan faktor-faktor yang memengaruhi penawaran selain faktor harga. Bergesernya kurva penawaran ditandai dengan bergeraknya kurva ke kanan atau ke kiri. Kurva penawaran bergeser ke kiri, artinya jumlah penawarannya mengalami kenaikan. Namun, ketika kurva penawaran barang bergeser ke kiri, berarti terjadi penurunan penawaran barang. Misalnya diperkirakan harga jeruk bulan depan akan naik karena harga pupuk naik. Kenaikan harga jeruk menyebabkan penurunan penawaran jeruk. Sehingga ketika diperkirakan harga di masa depan naik, maka penjual akan mengurangi jumlah barang yang dijualnya. Tabel berikut ini yang akan menunjukkan jumlah jeruk yang ditawarkan Pak Heri sebelum dan sesudah kenaikan harga.




Tabel 17.7 Daftar Jumlah Jeruk yang Ditawarkan Akibat Perubahan Kenaikan Harga
 
 
Tabel 17.7 Daftar Jumlah Jeruk yang Ditawarkan Akibat Perubahan Kenaikan Harga
Tabel di atas jika dibuat grafik akan tampak seperti berikut ini.






Perhatikan kurva penawaran di atas. Kurva penawaran S bergeser ke kiri menjadi S1. Hal ini menunjukkan bahwa jumlah penawaran akan jeruk mengalami penurunan. Penurunan kurva penawaran jeruk tersebut sebagai akibat dari meningkatnya harga pupuk. Jadi dapat disimpulkan bahwa adanya perubahan dari salah satu atau lebih faktor-faktor yang dulu dianggap tetap, akan mengubah jumlah penawaran sekaligus menggeser kurva penawaran.

 

Kamis, 08 Maret 2012

PENAWARAN DAN PERMINTAAN

penawaran dan permintaan
penawaran dan permintaan 4

Kurva Penawaran

Kurva penawaran mempunyai kemiringan positif artinya variable – variabelnya bekerja dalam arah yang sama. Kurva penawaran miring dari kiri bawah ke kanan atas.
Untuk membuat kurva penawaran kita gunakan tabel yang ada sebelumnya. Dibawah ini adalah kurva penawaran yang bergerak dari kiri bawah ke kanan atas. Kurva penawaran mempunyai slope positif, artinya jumlah barang yang ditawarkan berbanding lurus dengan harga barang. Semakin tinggi harga, semakin banyak jumlah barang yang ditawarkan.